Wednesday, 12 February 2020

CERMIN

Cermin adalah benda yang dibuat untuk memantulkan cahaya (reflektor) dan merefleksikan bayangan. Sisi pada cermin dapat juga dibuat melengkung cembung ataupun cekung.
Cermin berbeda dengan lensa. Hanya satu sisi pada cermin yang memiliki fungsi untuk memantulkan cahaya yakni sisi muka cermin, sedangkan pada sisi belakang cermin tidak masalah apapun bentuknya karena cahaya memang tidak melewati cermin.
Pada Materi dibawah ini akan saya jelaskan 2 tipe cermin yaitu: cermin cekung dan cermin cembung.

Cermin Cembung

Cermin cembung memiliki muka cermin berbentuk cembung keluar seperti setengah bola. Cermin cembung berfungsi untuk memantulkan dan kemudian menyebarkan cahaya yang datang. Cermin cembung (konveks) biasa disebut cermin negatif karena bersifat menyebarkan sinar cahaya (divergen).
Titik fokus cermin cembung berada dibelakang cermin sehingga bersifat maya dan bernilai negatif.




Perhatikan gambar diatas, terdapat tiga sinar istimewa pada cermin cembung, yaitu:
  1. setiap sinar datang yang sejajar dengan sumbu utama akan dipantulkan seolah-olah berasal dari titik fokus di belakang lensa.
  2. setiap sinar datang yang menuju titik fokus di belakang lensa akan dipantulkan menjadi sejajar dengan sumbu utama.
  3. setiap sinar datang yang menuju titik pusat cermin (R) akan dipantulkan kembali dari yang merupakan jari-jari kelengkungan cermin.
Sifat Sinar yang dipantulkan cermin cembung
1. Sinar datang yang sejajar sumbu utama akan dipantulkan seolah-olah dari fokus
sinar istimewa cermin cembung 1
2. Sinar datang yang menuju R akan dipantulkan kembali dari R
sinar istimewa cermin cembung 3
3. Sinar datang yang menuju titik fokus akan dipantulkan sejajar dengan sumbu utama
sinar istimewa cermin cembung 2
Rumus Cermin Cembung
Rumus atau persamaan cermin cembung mirip seperti cermin cekung hanya saja nilai fokusnya (F) negatif. Untuk rumus perbesaran cermin cembung sama seperti cermin cekung.
rumus cermin cembung
Contoh Soal Cermin Cembung
Sebuah benda diletakkan 4 cm di depan cermin cembung yang berfokus 6 cm. Letak bayangan yang terbentuk adalah …
s= 4 cm
f= 6 cm
Jawab:
1/f = 1/So + 1/S’
-1/6 =1/4+1/s’
-1/s’ = 1/6 + 1/4
-1/s’ =2/12 + 3/12
-1/s’= 5/12
s’ = 12/5 = -2,4 cm
Sifat bayangan Tegak, Maya, dan Diperkecil
Contoh pemanfaatan cermin cembung adalah pada kaca spion kendaraan sehingga dapat melihat dari arah yang lebih lebar dan pada cermin yang diletakkan di belokan jalan untuk menghindari kecelakaan.

2. Cermin datar
Sejalan dengan namanya, cermin datar adalah cermin yang berbentuk rata (tidak lengkung). Cermin datar banyak digunakan untuk berhias maupun dijadikan komponen alat-alat tertentu seperti periskop dan peralatan yang lainnya. Sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin datar adalah maya, tegak, dan sama besar.

Bayangan yang dibentuk oleh 2 cermin datar dengan sudut lancip
cermin datarJika sobat punya dua cermin datar yang membentuk sudut lancip (θ) maka jumlah bayangan benda (n) yang dibentuk oleh cermin tersebut dapat dicari dengan rumus berikut
n = (\frac{360^{o}}{A}-m)dengan ketentuan jika
360/A = GENAP, maka m = 1 
360/A = GANJIL, maka m = 0
Contoh Soal Cermin Datar 1
Sobat punya dua cermin datar yang membentuk sudut 60º dan meletakkan korek api di muka cermin tersebut, berpakah bayangan korek api yang terbentuk dari cermin datar terdatarbtersebut?
n = (\frac{360^{o}}{A}-m)
n = 360º/60º – 1 (m bernilai 1 karena 360/60 hasilnya genap)
n = 5 buah bayangan
Contoh Soal Cermin Datar 2
Sobat punya dua cermin datar yang membentuk sudut 40º dan meletakkan korek api di muka cermin tersebut, berpakah bayangan korek api yang terbentuk dari cermin datar terdatarbtersebut?
n = (\frac{360^{o}}{A}-m)
n = 360º/40º – 0 (m bernilai 0 karena 360/60 hasilnya ganjil)
n = 9 buah bayangan

Sobat hitung mungkin sering menjumpai soal cermin datar seperti ini, Jika si A tingginya x cm, maka berapa tinggi cermin datar minimal agar si A bisa melihat seluruh tubuhnya di cermin datar tersebut? 
untuk mencari tinggi cermin datar nya menggunakan rumus
Tinggi Cermin Datar = 1/2 x Tinggi Benda
contoh soal cermin datar 2
Tinggi Mahmud 168 cm, berapa tinggi cermin yang dibutuhkan agar ia bisa
melihat seluruh tubuhnya di dalam cermin?
jawab : Tinggi Cermin Datar = 1/2 x 168 = 84 cm
3. cermin cekung
Kalau cermin datar bentuk permukaannya datar, Cermin cekung bentuknya lengkung teratur ke dalam. Cermin cekung mempunyai fokus positif.
Sifat Cermin Cekung
Sifat bayangan yang dibentuk oleh  cermin cekung tergantung dari posisi bendanya. Bagaimana menentukan sifat bayangan benda di cermin cekung? Berikut rangkuman singkatnya.
  1. Jumlah ruang letak benda dan letak bayangan selalu = 5
  2. Jika ruang bayangan > ruang benda maka sifat bayangannya diperbesar.
  3. Jika ruang bayangan < ruang benda maka sifat bayangannya diperkecil
  4. Hanya bayangan di ruang 4 yang bersifat maya dan tegak selebihnya bersifat nyata dan terbalik
Sifat Cahaya (sinar) yg dipantulkan Cermin Cekung
1. Sinar datang yang sejajar dengan sumbu utama akan dipantulkan melalui fokus
2. Sinar datang yang melewati fokus akan dipantulkann sejajar dengan sumbu utama.
sinar istimewa cermin cekung 3
3. Sinar datang yang melalui titik lengkung (R) akan dipantulkan kembali ke arah yang sama.
sinar istimewa cermin cekung 2
Rumus Cermin Cekung
Cermin Cekung berfokus positif. Jika sobat mempunyai benda dengan jarak S dari cermin maka untuk mencari jarak bayangannya menggunakan rumus.
f = fokus cermin
s = jarak benda dari cermin
s’ = jarak bayangan
sedangkan perbesaran bayangannya menggunakan rumus
s = jarak benda dari cermin
s’ = jarak bayangan
h’ = tinggi bayangan
h = tinggi benda

Manfaat Cermin Cekung di Kehidupan Sehari-hari
Pemanfaatan cermin cekung cukup banyak diantaranya:
  • Digunakan sebagai pemantul pada lampu mobil atau berbagai lampu sorot yang lain
  • pemntul pada lampu senter
  • Sebagai antena parabola penerima sinyal radio
  • Sebagai pengumpul sinar matahari pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Contoh Soal Cermin Cekung
1. Sebuah benda setinggi 1 cm di depan cermin cekung dengan fokus 4 cm,
jika benda berada pada jarak 8 cm, tentukan
  • jarak Bayangan (S’)
  • perbesaran
  • Tinggi Bayangan (h’)
  • Sifat bayangan
  • jawab :
    • Jarak Bayangan
      1/f = 1/s +1/s’
      1/4 = 1/8 + 1/s’
      1/s’ = 1/4-1/8
      1/s’ = 2/8-1/8
      1/s’ = 1/8
      s’ = 8 cm
    • Perbesaran
      M = S’/s = 8/8 = 1 kali
    • Tinggi Bayangan
      M = h’/h
      1 = h’/1|
      h’ = 1 cm
    • sifat bayangan nyata, terbalik, sama besar
langsung saja saya akan memberikan contoh soal, dan dijawab dikolom komentar

1. Benda setinggi 6 cm berada di depan cermin cekung yang berjari-jari 30 cm. bila jarak benda ke cermin 20 cm, maka tentukanlah jarak bayangan, perbesaran bayangan, tinggi bayangan dan sifat bayangan.

2. Benda setinggi 10 cm, berada di depan cermin cembung yang memiliki jari-jari 80 cm. Bila jarak benda 60 cm, maka tentukan letak bayangan, perbesaran bayangan dan tinggi bayangan!

3.Sebuah benda setinggi 1 cm di depan cermin cekung dengan fokus 2 cm. Jika benda berada pada jarak 4 cm di depan cermin, tentukanlah sifat bayangan yang dihasilkan!

4. Sebuah benda berdiri tegak di atas sumbu utama cermin cekung pada jarak 20 cm. Bayangan nyata benda ini oleh cermin dibentuk pada jarak 30 cm. Tentukanlah jarak fokus cermin dan perbesaran bayangan.
5. Sebuah benda setinggi 3 cm berada pada jarak 5 cm di depan cermin cembung dengan fokus 5 cm. Tentukanlah jarak bayangan, perbesaran bayangan, tinggi bayangan, dan sifat bayangan!
Demikian latihan soal tentang cermin, dan tetap nantikan update soal untuk persiapan UN SMP 
-SELAMAT MENGERJAKAN-

Monday, 10 February 2020

Soal Latihan Fisika | persiapan UN SMP 2020


1. Doni melakukan beberapa pengukuran dan diperoleh data sebagai berikut:
(1) Massa beberapa telur dalam plastik 0,5kg
(2) Volume sebuah telur 40cm3
(3) Suhu kamar doni 25°C
(4) Tinggi meja 80cm
(5) Luas kantor ayah 12 cm2
(6) Denyut jantung doni 78 denyut permenit
Hasil pengukuran Doni yang termasuk Besaran pokok adalah....
A. (1),(2), dan (3)
B. (1),(3),dan (4)
C. (3),(4), dan (5)
D. (4),(5), dan (6)
2. Sebuah mistar digunakan untuk mengukur panjang pensil seperti gambar dibawah ini:


Berdasarkan gambar , panjang pensil yang benar adalah....
A. Pensil I =3,9 cm
B. Pensil Ii = 3cm
C. Pensil III = 5,7 cm
D. Pensil IV = 6,6 cm

3. Perhatikan pernyataan dibawah ini:
1. Lakmus merah berubah menjadi Biru
2. Lakmus merah tetap menjadi merah
3. Lakmus Biru berubah menjadi merah
4. Lakmus Biru tetap menjadi biru
Sifat larutan Basa ditunjukan oleh nomer....
A. 1, dan 2
B. 1, dan 4
C. 2, dan 3
D. 3, dan 4
4. 80°C= .....°F
A. 112
B. 122
C. 167
D. 176
5. Diantara Gas berikut yang menyebabkan karat pada kaleng adalah
A. Hidrogen
B. Helium
C. Nitrogen
D. Oksigen
6. Perhatikan pernyataan dibbawah ini:
1. Singkong dibuat menjadi tape
2. Bohlam pijar menyala 
3. Besi dialiri listrik berubah menjadi magnet
4. Kayu dibakar menjadi arang
Berdasarkan pernyataan, perubahan fisika terjadi pada nomor....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 4
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
7. Kunyit, daun pandan merupakan zat ...... alami pada makanan
A. Pemanis
B. Pewarna
C. Pengawet
D. Penyedap
8.

Berapa kalori yang dibutuhkan untuk proses dari C ke D......kalori
A. 264.780
B. 278.460
C. 248.760
D. 276.480
9.




Perhatikan intruksi !
Bandul berayun dari C-B-A-B-C-B-A. Berapa jumlah getaran yang terjadi ....
A. 1
B. 1 ¼
C. 1 ½
D. 1 ¾
10. Berat pada box biru 3 kg. Maka percepatan yang terjadi sebesar
A. 2 m/s
B. 1 m/s
C. 0,5 m/s
D. 4 m/s
11. Sebuah kapal memancarkan sinar ultrasonik dari permukaan laut sampai dasar laut. Pantulan sinarnya ditangkap kembali setelah 10 s. Bila diketahui cepat rambat bunyi sebesar 2500 m/s. Maka kedalaman air laut tersebut....
 A. 12 Km
B. 15 Km
C. 12,5 Km
D. 15,2 Km
12. I (1) masuk sebesar 12 A, I (2) keluar 3A, I(3) masuk 4A, I(5) keluar 20 A. Maka I (4)......
A. Masuk 7A
B. Keluar 7A
C. Masuk 9A
D. Keluar 17A

13. Lampu (1) 12 ohm, Lampu (2) 3 ohm, Lampu (3) 4ohm, lampu (4) 2 ohm. Dengan tegangan 12 V, maka secara berurutan lampu mana yang menyala paling redup hingga paling terang....
A. L1, L3,L2, L4
B. L2, L3, L1, L4
C. L3, L2, L1, L4
D. L4, L2, L3, L1

14. Perhatikan gambar dibawah ini



Seekor ikan dibak Jika massa jenis air 1.500 kg/m3. Dengan percepatan gravitasi 10N/kg. Tekanan Hidrostatis yang diterima ikan sebesar.....
A. 11.500
B. 10.500
C. 8.500
D. 18.500

15.  Perhatikan gambar interaksi bola konduktor bermuatan di bawah ini !


Jika bola konduktor P bermuatan positif, maka gaya interaksi yang terjadi ketika bola P didekatkan bola S,  dan bola R didekatkan bola Q  secara berturut-turut adalah.....
A. P-S tarik menarik, dan R-Q Tarik menarik
B. P-S tarik menarik, da R-Q tolak menolak
C. P-S tolak menolak, dan R-Q tarik menarik
D. P-S tolak menolak, dan R-Q tolak menolak

Sunday, 2 February 2020

Materi FISIKA | Kelas VIII 2020






Nah kawan semua tau kan bandulan diatas bergerak dari titik A ke B ke C lalu kembalu lagi dari C ke B ke A sampai berhenti dititik ke B. Peristiwa tersebut ternyata dinamakan getaran. Begini, penjelasan saya
Pengertian Getaran
Pengertian getaran adalah gerak bolak-balik suatu benda secara teratur melalui titik keseimbangan. Contoh benda yang mengalami getaran adalah bandul dan senar gitar.
Benda yang begetar selalu memiliki simpangna-simpangan. Simpangan merupakan jarak yang ditempuh benda bergetar dari titik keseimbangan. Simpangan terbesar yang dimiliki oleh benda bergetar disebut dengan amplitudo.
Amplitudo dilambangkan dengan A dengan satuan meter.
Jenis-Jenis Getaran


Getaran dibedakan menjadi dua macam, yaitu:

Getaran Bebas
Getaran bebas yaitu getaran yang terjadi ketika sistem mekanis dimulai dengan adanya gaya awal yang bekerja pada sistem itu sendiri, setelah itu dibiarkan bergetar secara bebas. Getaran bebas akan menghasilkan frekuensi yang natural karena disebabkan sifat dinamika dari distribusi massa dan kekuatan yang membuat getaran.
Misalnya, bandul yang ditarik kemudian dilepaskan dan dibiarkan saja akan menghasilkan getaran hingga pergerakan bandul tersebut berhenti.
Getaran Paksa
Getaran Paksa yaitu suatu getaran yang terjadi ketika gerakan bolak-balik yang disebabkan adanya gaya luar yang secara paksa menciptakan getaran pada sistem.
Misalnya, getaran rumah yang roboh ketika terjadi gempa.

Periode Getaran (T)
Periode adalah waktu yang dibutuhkan oleh benda guna melakukan suatu getaran. Satuan periode adalahsekon(s).
Periode getaran oleh sebuah bandul tidak dipengaruhi amplitudo, tetapi bisa dipengaruhi oleh panjang tali bandul. Periode getara dapat dirumuskan sebagai berikut.
T = t/n
Keterangan :
T = periode (s)
t = waktu untuk menghasilkan n getaran (sekon)
n = banyak getaran
Frekuensi Getaran (f)
Frekuensi adalah banyak getaran yang terjadi dalam waktu satu sekon. Satuan frekuensi adalah hertz (Hz) atau getaran per sekon. Rumus frekuensi getaran adalah :
f = n/t
f = frekuensi (1/s atau Hz)
Hubungan antara frekuensi (f) dan periode (t) dapa dinyatakan sebagai berikut.
f = 1/t atau T = 1/f
Keterangan :
f = frekuensi (1/s atau Hz)
T= periode (sekon)

Contoh soal
Sebuah ayunan digetarkan sehinnga menghasilkan 70 getaran dalam waktu 1,5 menit. Berapakah periodenya ?
Penyelesaian :
Diketahui.
t = 1,5 menit = 90 sekon
n = 70 getaran
Ditanyakan = T ?
Jawab :
T = t/n
T = 90/70 = 1,28
Jadi, periode sebuah ayunan tersebut adalah 1,28 sekon.

Pengertian Gelombang
Pengertian gelombang adalah getaran yang merambat. Gelombang berpindah ketempat satu ketempat lainnya dengan menggunakan menggunakan media tertentu. Gelombang juga dapat bergerak tanpa menggunakan media seperti pada ruang hampa.
Ketika merabat, gelombang memindahkan energi dari satu tempat ketempat lainnya tanpa memindahkan medium yang dilaluinya. Contoh darigelombang adalah ombak laut. Energi gelombang dapat kamu rasakan ketika ombak laut itu menyentuh kakimu pada saat kamu berada ditepi pantai.
Macam-Macam dan Bentuk Gelombang
Macam-macam gelombang dapat dibedakan menjadi berikut.
Berdasarkan Arah Rambat dan Arah Getarannya
Berdasarkan arah rambat dan arah getarannya, gelombang dapat dibedakan menjadi berikut.

Gelombang Transversal

Gelombang transversal adalah gelombang yang arah rambatnya tegak lurus terhadap getarannya. Gelombang transversal berbentuk bukit dan lembah gelombang. Misalnya, gelombang permukaan air, gelombang tali dan gelombang cahaya.

Keterangan :
Dasar gelombang (lembah) merupakan titik dasar atau yang terendah di suatu gelombang.
Bukit gelombang yaitu bagian dari gelombang seperti gunung dengan titik yang tertinggi atau puncak dari gelombang
Panjang gelombang yaitu jarak antara dua puncak atau dapat pula disebut dengan dua lembah gelombang.
Amplitudo (A)merupakan simpangan yang terjauh dari garis keseimbangan.
Periode (T) adalah waktu yang diperlukan guna dapat menempuh jarak dua puncak atau dua buah lembah yang berurutan atau waktu yang diperlukan untuk membentuk suatu gelombang.



Gelombang Longitudional

Gelombang longitudional adalah gelombang yang arah rambatnya sejajar dengan arah getarannya. Gelombang longitudional berbentuk penjalaran rapatan dan renggangan secara bergantian. Misalnya gelombang pada slinki dan gelombang bunyi
Keterangan :
Rapatan merupakan daerah yang ada di sepanjang gelombang yang mempunyai rapatan atau tekanan molekul yang lebih tinggi.
Renggangan yaitu daerah di sepanjang gelombang yang mempunyai rapatan molekul lebih rendah.
Panjang 1 gelombang yaitu jarak antara dua buah rapatan atau antara dua buah renggangan yang saling berdekatan.
Berdasarkan Median dalam Perambatannya
Berdasarkan median dalam perambatannya, gelombang dibedakan menjadi :
Gelombang Mekanik
Gelombang mekanik adalah gelombang yang membutuhkan medium tempat merambat. Misalkan gelombang pada tali dan gelombang bunyi.
Gelombang Elektromagnetik
Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang energi dan momentumnya dibawa oleh medan listrik (E) dan medan magnet (B) yang bisa merambat melalui vakum atau tanpa membutuhkan medium dalam perambatan gelombangnya.
Contoh dari gelombang elektromagnetik adalah gelombang cahaya dan gelombang radio. Sumber dari gelombang elektromagnetik adalah sebagai berikut.
Osilasi listrik.
Sinar matahari menghasilkan sinar infra merah.
Lampu merkuri menghasilkan ultra violet.
Inti atom yang tidak stabil ® menghasilkan sinar gamma.
Penembakan elektron dalam tabung hampa pada keping logam menghasilkan sinar X (digunakan untuk rontgen). Keterkaitan antara medan listrik (E) dan medan magnet (B) diungkapkan dalam persamaan Maxwell. Persamaan Maxwell adalah hukum yang mendasari teori medan elektromagnetik.
Berdasarkan Amplitudonya
Berdasarkan amlitudonya, gelombang dibedakan menjadi 2, yaitu :
Gelombang stasioner adalah gelombang yang mempunyai amplitudo tidak tetap besarannya.
Gelombang berjalan adalah gelombang yang mempunyai amplitudo yang tetap.
Sifat-Sifat Gelombang
Berikut adalah sifat dari gelombang, yakni :
Gelombang mengalami pemantual (sifat refleksi).
Gelombang mengalami pembiasan (sifat refraksi).
Gelombang mengalami penggabungng (sifat interefensi).
Gelombang mengalami lenturan (sifat difraksi).
Gelombang mengalami dispresi, yakni penyebaran bentuk gelombang ketika merambat melalui suatu medium.
Gelombang mengalami polarisasi, yakni peristiwa terserapnya sebagian arah getar gelombang sehingga hanya tinggal mempunyai satu arah saja
Cepat Rambat Gelombang
Cepat rambat gelombang adalah jarak yang ditempuh gelombang setiap satuan waktu. Dalam hubungannya dengan panjang gelombang, periode, dan frekuensi,cepat rambat gelombang dirumuskan sebagai berikut.
Keterangan:
v : cepat rambat gelombang (m/s)
λ : panjang gelombang (m)
T : periode gelombang (s)
f : frekuensi gelombang (Hz)

Contoh Soal Cepat Rambat Gelombang
Rere menggetarkan tali sehingga membentuk 2 bukit dan 3 lembah gelombang dalam waktu 40 sekon. Jika panjang tali 15 meter, tentukan cepat rambat gelombang tersebut.
Penyelesaian :
Diketahui :
λ = 2,5
t = 16 s
s = 5 m
Ditanyakan : v ?
Jawab :
v =  s/t
  = 15m/40s = 0,375 m/s = 37,5 cm/s
Jadi, cepat rambat gelombang adalah 37,5 cm/s.

Latihan soal
Wahyu menggetarkan tali sehingga membentuk 3 bukit dan 4 lembah gelombang dalam waktu 24 sekon. Jika panjang tali 6 meter, tentukan cepat rambat gelombang tersebut !

Mohon dijawab dikolom komentar ya untuk diskusi, saya juga persilakan anda memberi soal pasti saya respon

KONVERSI SUHU CELCIUS, REAMUR, FAHRENHEIT, dan KELVIN

Suhu adalah besaran pokok untuk menyatakan ukuran derajat panas maupun dinginnya suatu benda. Satuan suhu secara umum yaitu Kelvin. Jika di Indonesia umumnya digunakan adalah Celsius. Alat yang digunakan untuk mengukur suhu dinamakan termometer.
Terdapat beberapa skala satuan suhu, antara lain yaitu Celcius (C), Reamur (R), Fahrenheit (F), dan Kelvin (K). Rumus C R F K juga bisa anda ketahui dengan mudah. Diantara skala satuan suhu tersebut, skala Celcius adalah skala yang paling banyak digunakan pada berbagai negara yang ada di seluruh dunia. Terkecuali negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris, biasanya mereka memakai skala Fahrenheit.
Perbandingan Celcius (C), Reamur (R), Fahrenheit (F), dan Kelvin


1) Termometer Celsius
Termometer ini ditemukan oleh Anders Celsius dari Swedia pada tahun 1701 – 1744.
• Titik tetap atas memakai air yang sedang dalam keadaan mendidih (100°C).
• Sedangkan untuk titik tetap bawah menggunakan air yang membeku atau es yang keadaannya sedang mencair (0°C).
• Perbandingan skalanya yaitu 100
2) Termometer Reamur
Jenis termometer ini dibuat oleh Reamur dari Perancis yaitu pada tahun 1731.
• Titik tetap atas dengan memakai air yang mendidih (80°R).
• Titik tetap bawah juga menggunakan es yang saat itu sedang mencair (0°R).
• Perbandingan skalanya yaitu 80
3) Termometer Kelvin
Dan untuk termometer ini dibuat oleh Kelvin dari Inggris pada tahun 1848-1954
• Titik tetap atas diukur dengan air mendidih (373°K).
• Titik tetap bawah juga diukur dengan es mencair (273°K).
• Perbandingan skalanya yaitu 100.
4) Termometer Fahrenheit
Lalu untuk jenis termometer ini dibuat oleh Daniel Gabriel Fahrenheit yang asalnya dari Jerman pada tahun 1986 sampai dengan 1736
• Titik tetap atas yaitu memakai air mendidih (212°F).
• Titik tetap bawah juga menggunakan es yang mencair (32°F).
• Perbandingan skalanya yaitu 180.




Demikian Penjelasan saya, Maka dari itu saya langsung memberikan contoh soal bagi kalian semua. Supaya kalian lebih memahami tentang materi konversi suhu ini, berikut soalnya:
1. 80°C=......°R           7. 40°F=......°C
2. 30°C=......°F           8. 50°F=.......°R
3. 20°C=.....°K            9. 41°F=.......°K
4. 40°R=....°C            10. 278°K=.....°C
5. 44°R=....°F             11. 278°K=.....°R
6. 36°R=....°K             12 303°K=.....°F
Jangan lupa jawab di kolom komentar ya sobat fisika

TEORI AKUNTANSI. Diskusi+Quiz (1)

Menurut Anda  apa saja dampak implementasi IFRS pada bisnis dan dan auditor? Jawaban: berdasarkan referensi-referensi yang saya baca, d...